you’re always on my mind
gw lagi asik denger lagi you’re always on my mind-nya Buble. Gile, abang yang satu ini, suaranya dong, bervibra tanpa ada perubahan volume. ini namanya amplitudo tetap frekuensi berubah. hi3. gitarnya pas banget, mengkitik2 hati gue, ditambah suara apa itu di belakang, saya dengar bunyi selo, ato alat musik gesek2 apalah. Duh, bang Buble, siapa yang tega meninggalkanmu? sini2, kaka jodohkan aja, ama temen gw, mau?
gw masukin liriknya nih,
Maybe I didn’t treat you
Quite as good as I should have
Maybe I didn’t love you
Quite as often as I could have
Little things I should have said and done
I just never took the time
You are always on my mind
You are always on my mind
Maybe I didn’t hold you
All those lonely, lonely times
And I guess I never told you
I’m so happy that you’re mine
If I made you feel second place
Girl, I’m sorry I was blind
You are always on my mind
You are always on my mind
Tell me, tell me that your sweet love hasn’t die
Give me, give me more chance to keep you satisfy…satisfy
Little things I should have said and done
I just never took the time
You are always on my mind
You are always on my mind
tapi sebagus2nya nih lagu, gw ga berharap menyanyikannya. dududuuuuuu. amit-amit dah, tega betul cuekin pacar. cuih
The Knowledge of The Holy
baru2 ini gw baru baca buku, iseng, gw buat resensinya.. silahkan dibaca sodara2….
Judul buku : mengenal yang Maha Kudus (The knowledge of the Holy)
Pengarang : A.W Tozer (1961)
Tebal 161 halaman, ukuran buku : (kira2) 10×13 cm
bisa didapet di kalam hidup, lagi diskon gitu, ato di perpus pmk,ato minjem dari gw (lewat milis aja, maks 2 minggu)
Buku ini ditulis sebagai akibat dari keadaan Gereja/Jemaat yang semakin memburuk, yaitu kehilangan konsep yang begitu Agung tentang Allah dan menggantikan dengan begitu tendah dan hina. Gereja tidak melakukannya dengan sengaja, tapi tanpa sepengetahuan. A.W Tozer sendiri dikenal karena kemahirannya membahas secara mendalam masalah
rohani secara fundamental. Pada zamannya, tulisannya muncul dalam
hampir setiap majalah penginjilan.
Menariknya, A.W Tozer membahas sifat-sifat Allah dengan menggali buku-buku tua, karangan Augustine, Anselm, yang hidup di jaman Gereja masih mengalami penganiayaan. Tozer melihat, kekristenan di tahun2 1900 an telah mengalami kemajuan secara materi, namun kerugian dalam hal rohani (hal ini masih relavan dengan gereja saat ini)
Di awal buku ini, Tozer menulis, “apa yang timbul di pikiran kita pada waktu kita memikirkan tentang Allah merupakan hal yang penting bagi kita. karena menurut hukum kejiwaan, kita cenderung makin menyerupai gambaran tentang Allah menurut gagasan kita sendiri. Pandangan yang benar tentang Allah merupakan dasar, baik bagi teologia yang sistematis maupun bagi kehidupan Kristen yang praktis” Inilah yang menjadi dasar penulisan buku ini
Pada bab-bab selanjutnya, Tozer membahas sifat-sifat Allah, kaya Tritunggal yang Kudus, kekekalan Allah, Hikmat Allah, Keadilan Allah dll, masing2 dalam satu pasal. Satu buku ini, 23 pasal, jadi ada 23 sifat Allah. gambaran yang dikasih ama Tozer tuh, benar2 menunjukkan keagungan Allah itu, dan waktu eik baca buku ini, eik jadi semakin sadar kalo selama ini, eik kurang menangkap keagungan Allah itu, dan melulu berpikir tentang kasih, pengampunan- Nya.
Sedikit kritik, bahasa buku ini masih kaku banget, kurang revisi. jadi kaya kurang menarik gitu.
Ratings gw untuk buku ini : 7/10.
-
Recent
-
Links
-
Archives
- September 2007 (2)
- August 2007 (3)
- July 2007 (5)
- June 2007 (5)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS